first-formal-job

Hampir empat hari ini, saya jadi staff IT di pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma). Kelihatannya malah jadi anak magang. Plus, ternyata jadwalnya senin-jum’at. Rasa-rasanya ingin teriak, “terjebak”, but life must go on, ‘kan. Selain karena jadwal perkuliahan belum dimulai -akan dimulai Maret, bulan depan-, jadi kegiatan anak magang ini adalah membantu staff administrasi pascasarjana melakukan… Read More first-formal-job

Menunggu

Menunggu, noun, kata kerja. Menyebalkan Apalagi menunggu sidang, jadwal liburan terpaksa dihapuskan, satu minggu tanpa kabar, adanya kabar siapa penguji dan ketua sidang. Pengujiku K I L L E R. Dosen matkul metodologi penelitian, pernah kuajak diskusi tugas akhir dengan respon, “Kalau saya jadi pembimbing kamu, saya suruh ganti”. Mati. Satu minggu berteman ragu.

tiba-tiba pulang (ke rumah)

Setelah seminar proposal kemarin, hampir satu minggu saya nggak ada progres. Demotivasi, lalu tiba-tiba merengek ingin pulang. Aku rindu rumah. Gak seperti biasanya, yang kalau demotivasi main ke kota sebelah buat refresh otak, kali ini memang benar-benar ingin pulang. Inging benar-benar menghilangkan pikiran berat dan negatif dalam otak. Kemudian, “Loh, Nana tumben pulang”. Komentar keluarga… Read More tiba-tiba pulang (ke rumah)

CPNS buka, tapi…

As public administration graduate, tentu keinginan buat jadi abdi negara ada, tinggi. Apalagi ngeliat birokrasi di daerah sendiri yang carut marut. Ingin rasanya jadi bagian perubahan. Setelah memperhatikan betul formasi yang dibutuhkan, ternyata, lulusan administrasi publik nggak dibutuhkan kali ini. Di daerah saya. Hmm, ingin bilang. “administrasi gak cuma di meja kerjanya, ricek deh kebutuhanmu.… Read More CPNS buka, tapi…

garis tangan

kemarin tak sengaja aku bertemu teman dari temanku. ia memintaku menjulurkan tangan kiri, mencoba membaca garis-garis beraturan yang tak bermakna bagiku. kuberikan tangan kiri, mencoba memberikan perhatian pada apa yang ia ucapkan. sayangnya, perkataannya hampir semua benar. sikapku, sifatku, perasaan, dan kebingunganku.

1

17 Juli 2015 kemarin, tepat 10 tahun saya merantau. 17 Juli 2005, Nana harus meninggalkan rumah untuk melanjutkan stud, Nana yang baru saja tamat SD, Nana yang masih 11 tahun, Nana yang suka berlarian di jalan raya mengenakan oblong putih -bila tidak mau disebut kaus dalam- dan celana pendek, Nana yang rambutnya masih dikuncir dua,… Read More 1

Hapus Saja

Yogyakarta, 9 Juli 2015 aku punya banyak mimpi, beberap orang menyebutnya “multidream” salah satunya adalah mengenal negeriku lebih dalam, menjelajahi negeriku hingga tak ada kata asing yang akan terucap. Aku ingin berada lebih lama di pedalaman tanpa akses telepon apalagi internet, hanya lidah yang menyambungkan ceritaku dan mereka. Aku suka tersesat di keramaian, melihat lalu… Read More Hapus Saja